Saat ini FajarPaper menggunakan 100% kertas daur ulang sebagai bahan baku produksi dan tidak menggunakan pulp kertas murni sama sekali.

Sekitar 50% bahan baku didapatkan dari para pemulung, box-maker, konverter, dan pengguna akhir secara lokal. Sisanya sebesar 50% di-impor dari berbagai negara seperti Singapura, Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, Australia, dan lainnya. FajarPaper berusaha untuk terus mendukung para pemasok dari dalam negeri dengan memberikan dorongan dan motivasi untuk mengumpulkan kertas daur ulang lebih banyak, dimana secara tidak langsung bukan hanya akan memberikan keuntungan kepada FajarPaper dan membantu menciptakan peluang pendapatan bagi masyarakat lokal yang lebih tinggi, sangat penting terutama pada saat pertumbuhan ekonomi melambat. Pendaur-ulangan kertas dapat menghemat penggunaan sumber alam yang sangat berharga seperti pepohonan serta menciptakan produk yang tidak beracun selain juga ikut menjaga lingkungan tetap bersih.